Wednesday, December 4, 2024

Resensi "BULAN"

 IDENTITAS BUKU

Judul buku                   : Bulan

Penulis buku                : Tere Liye

Penerbit                       : PT Gramedia Pustaka Utama

ISBN                            : 978-602-03-1411-2

Tahun terbit                 : 2015

Jumlah halaman            : 400


SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Bulan adalah novel karya Tere Liye yang menceritakan petualangan tiga sahabat Raib, Seli, dan Ali di dunia paralel. Kali ini mereka berpetualang ke dunia Bulan, yang penuh misteri dan tantangan.

Di novel ini, Raib, Seli, dan Ali dikirim ke Klan Bulan untuk menjalani misi baru. Raib yang memiliki kekuatan menghilang, Seli dengan kekuatan petirnya, dan Ali yang jenius, harus bekerja sama untuk menghadapi berbagai tantangan. Mereka dipandu oleh sosok penting dari Klan Bulan bernama Ily. Di Klan Bulan, mereka belajar lebih banyak tentang sejarah dan rahasia dunia paralel, serta tentang ancaman dari Klan Matahari yang berambisi untuk menghancurkan keseimbangan dunia.

Cerita ini penuh dengan petualangan, aksi, dan misteri, di mana persahabatan dan keberanian ketiganya diuji. Mereka harus memecahkan teka-teki, menghadapi musuh-musuh yang tangguh, dan semakin memahami kekuatan mereka sendiri.

Selain kisah petualangan yang seru, novel ini juga menyentuh tema-tema seperti tanggung jawab, kepercayaan, dan pentingnya kerja sama dalam mengatasi kesulitan. "Bulan" melanjutkan kisah dunia paralel yang menawan dari Tere Liye, dengan gaya bercerita yang khas, penuh imajinasi dan nilai-nilai kehidupan.

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Karakter yang Menarik dan Berkembang: Karakter utama Raib, Seli, dan Ali mengalami perkembangan yang signifikan. Mereka bukan hanya menghadapi tantangan fisik, tetapi juga tantangan emosional dan mental. Proses pendewasaan mereka tergambar secara realistis, terutama dalam hal kepercayaan diri dan persahabatan.

Pesan Moral dan Nilai Kehidupan: Tere Liye menyelipkan banyak pesan moral dalam cerita, seperti pentingnya kerja sama, keberanian dalam menghadapi ketakutan, dan tanggung jawab terhadap kekuatan dan kemampuan yang dimiliki. Nilai-nilai ini disampaikan secara halus namun tetap mengena.

Gaya Bahasa yang Mudah Dicerna: Meskipun novel ini memiliki dunia yang kompleks, bahasa yang digunakan tetap mudah dimengerti oleh berbagai kalangan pembaca, terutama pembaca remaja. Gaya bercerita Tere Liye yang sederhana namun padat memberikan keseimbangan antara detail dan kecepatan cerita

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Penjelasan Teknis yang Terkadang Berbelit: Meskipun novel ini ditargetkan untuk remaja, beberapa penjelasan mengenai teknologi, dunia paralel, atau sistem kekuatan terkadang bisa terasa agak rumit dan berbelit-belit. Hal ini dapat membuat beberapa pembaca merasa bingung atau kehilangan fokus pada bagian tertentu dari cerita.

Kurangnya Penjelasan Latar Belakang Dunia Paralel: Meskipun dunia paralel Klan Bulan memiliki banyak keunikan, beberapa pembaca mungkin merasa bahwa penjelasan mengenai sejarah atau sistem dunia ini masih kurang rinci. Ada banyak hal menarik yang diperkenalkan, tetapi tidak semua dijelaskan dengan tuntas, sehingga meninggalkan beberapa pertanyaan yang belum terjawab.

KESIMPULAN

Secara keseluruhan, "Bulan" karya Tere Liye adalah novel fantasi yang penuh petualangan dan menawarkan pengalaman membaca yang seru dan menghibur. Dengan dunia paralel yang kaya, karakter utama yang berkembang, serta alur cerita yang menegangkan, novel ini berhasil memikat para pembaca, terutama remaja.

Meskipun memiliki beberapa kekurangan, seperti pengembangan karakter sekunder yang kurang mendalam, penyelesaian konflik yang terasa terlalu cepat, serta dominasi karakter Ali, novel ini tetap memiliki banyak keunggulan yang membuatnya menarik. Gaya bahasa yang sederhana, pesan moral yang kuat. Bagi penggemar novel fantasi petualangan, "Bulan" adalah novel dengan perpaduan antara misteri, aksi, dan nilai-nilai persahabatan yang kuat.

RESENSATOR : Janitra Nareswari Candida

KELAS : XII IPA 4

Resensi Malaikat & Iblis (Angels & Demons)

IDENTITAS BUKU

Judul buku                          : Malaikat & Iblis (Angels & Demons)

Penulis buku                      : Dan brown

Penerbit                              : PT Serambi Ilmu Semesta

ISBN                                  : 979-16-0029-5

Tahun terbit                       : 2005

Jumlah halaman               : 653



SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Robert Langdon, simbolog Harvard tersohor, tidak pernah menyangka kalau satu hari dalam hidupnya akan dipenuhi oleh terlalu banyak kejutan. Kalau hanya melihat ambigram yang bertuliskan nama kelompok per saudaraan Illuminati, mungkin itu bukan masalah besar. Tapi melihat- nya tercap di dada lima lelaki yang terbunuh pada hari yang sama?

Jauh sebelum memecahkan Kode Da Vinci, Robert Langdon diminta oleh sebuah institusi penelitian di Swiss untuk menganalisis simbol penuh teka-teki yang tercap di dada seorang ahli fisika yang tewas terbunuh. Apa yang ditemukannya sungguh di luar dugaan, dendam yang mematikan terhadap Gereja Katolik dari sebuah persaudaraan kuno yang sudah berlangsung selama berabad- abad-Illuminati.

Ia terdorong untuk  menyelamatkan Vatikan dari bom waktu yang berdaya ledak besar, Langdon membantu pasukan penjaga paling setia di dunia bersama dengan seorang ilmuwan misterius yang bernama Vittoria Vetra. Berdua, mereka memulai perburuan yang menyeramkan ke ruang-ruang bawah tanah yang terkunci rapat, kuburan-kuburan berbahaya, katedral-katedral yang lengang, dan tempat yang paling misterius di dunia yaitu markas Illuminati yang lama terlupakan.

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Menurut saya kelebihan nya adalah buku karya dan brown ini benar benar sangat menarik, mulai dari cara alur cerita nya yang sangat bagus dan akhiran yang penuh dengan plot twist yang sangat tidak terduga, buku ini juga menggunakan banyak refrensi dari sejarah Vatican dan juga nama nama gereja di roma. Menurut saya novel ini sangat cocok bagi orang yang suka menebak-nebak akhir cerita. Cerita nya juga saling terkait sehingga membuat isi nya semakin menarik, Bahasa yang di gunakan juga cukup mudah untuk dimengerti terutama untuk kalangan saya sendiri sebagai anak SMA.

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Untuk segi kekurangan hanya satu dan itu adalah menurut saya buku ini cukup controversial dikarenakan buku ini menggunakan topik topik yang berbau unsur religius, buku ini juga sebenarnya bertentangkan bagaimana seharus nya agama berkerja sama dengan ilmu pengetahuan, disini juga adanya nama organisasi illuminati dan nama itu sendiri sudah sangat controversial di dunia kita sehari hari nya, buku ini memang bercerita seputar konspirasi jadi menurut saya hanya itu kekurangan nya.

KESIMPULAN

Jadi buku karya Dan Brown ini benar benar menarik dan sangat bagus, walaupun buku ini keluaran lama tapi menurut saya buku ini adalah salah satu buku yang harus kalian baca, mulai dari alur cerita yang sangat menarik dan ending yang tidak terduga, bahkan saking bagus nya, novel ini telah di adaptasikan menjadi film, film nya sendiri menurut saya sangat menarik dan membuat kita jadi lebih tau gambaran langsung dari apa yang di ceritakan pada novel Angels & Demons ini. Pada dasar nya novel ini cocok sekali bagi kalian yang tertarik dengan hal-hal yang bersinggungan dengan konspirasi dan thriller.

 

RESENSATOR : Rhayzan Al Kaysan Hamdhany.
KELAS              : XII IPA 4

Resensi “ Merayakan Kesedihan “

IDENTITAS BUKU

Judul buku          : Merayakan kesedihan

Penulis buku       : Airinda Nanda Suryadi

Penerbit              : Tekad

ISBN                  : 9786230950131

Tahun terbit        : 28 Agustus 2023

Jumlah halaman : 220

SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Novel ini menceritakan tentang penyesalan seorang bapak yang di masa lalunya melakukan tindakan kekerasan terhadap anak anaknya. Dan ketika ia ingin meminta maaf kepada anaknya, tidak sesuai dengan harapannya terjadi tsunami yang menenggelamkan seluruh anak dan keluarganya. Lalu ia merasa menyesal dan sedih karena hanya ia yang dapat bertahan diri. Namun keajaiban datang ternyata 2 anak dari bapak tersebut masih ada yang selamat.

KELEBIHAN/KEUNGGULAN

Kelebihan dari buku ini adalah buku ini menggunakan tiga sudut pandang masing masing dari Bapak,Khalid,Dewangga. Jadi dapat merasakan perasaan yang dirasakan 3 tokoh tersebut

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Kekurangan buku ini adalah banyak font yang terlihat miring menjadikan pembaca sulit baca tulisan tersebut. Dan kekurangan lainnya adalah alur yang sering diulang ulang pada bagian prespektif hanya saja berbeda dalam sudut pandang saja

KESIMPULAN

Ternyata dibalik setiap perbuatan, selalu ada balasan. Bapak tidak pernah menyangka jika hidup dalam rasa penyesalan yang begitu besar akan sangat menyakitkan. Dan justru, sesuatu yang paling menyakitkan itu bukan lah KEHILANGAN karena kematian. Tetapi, saat Bapak harus menjalani hari-hari setelah KEHILANGAN itu sendiri. Hanya dua dari ketujuh putranya yang selamat. Bapak seperti diberi hukuman yang sampai kapan pun tidak akan pernah bisa Bapak lewati. Dan Bapak selalu bilang, Tuhan, ini diluar batas kemampuanku.”

 

RESENSATOR     : Novan Alen Sah

KELAS                    : XII IPA4

BUMI

 


IDENTITAS BUKU

JUDUL BUKU                BUMI

PENULIS BUKU            : TERE LIYE

PENERBIT                      REPUBLIKA

ISBN                                : 9786020627526

TAHUN TERBIT            : 2011

JUMLAH HALAMAN   : 480

 

SINOPSIS / RINGAKASAN CERITA

 


“Bumi" adalah novel yang mengikuti petualangan seorang remaja bernama Raib dan dua sahabatnya, Seli dan Ali. Mereka menemukan bahwa mereka memiliki kekuatan luar biasa dan terlibat dalam konflik antara dunia nyata dan dunia lain yang penuh dengan misteri. Dalam perjalanan mereka, ketiganya menghadapi berbagai tantangan, mengungkap rahasia keluarga, dan menjelajahi tema persahabatan, keberanian, dan pencarian jati diri. Cerita ini menggabungkan unsur fantasi dengan nilai-nilai kehidupan, menjadikannya menarik bagi pembaca dari berbagai usia.

      Dalam pencarian jati diri, mereka harus menghadapi berbagai rintangan dan mengungkap rahasia yang menghubungkan mereka dengan dunia magis dan keluarga mereka. Novel ini menggabungkan elemen fantasi dengan pesan tentang persahabatan dan keberanian.

 KELEBIHAN DAN KEUNGGULAN BUKU

  1. Cerita yang penuh petualangan dan misteri membuat pembaca terus terlibat
  2. Karakter Raib, Seli, dan Ali dikembangkan dengan baik, masing-masing memiliki kekuatan dan latar belakang yang unik.
  3. Mengangkat tema persahabatan, keberanian, dan pencarian jati diri yang dapat diterima oleh pembaca dari berbagai usia.
  4. Tere Liye berhasil menciptakan dunia yang imajinatif dan menawan, menarik minat pembaca untuk menjelajah.
  5. Terdapat banyak pesan positif yang dapat diambil, seperti pentingnya kepercayaan dan kerja sama.
KEKURANGAN BUKU
  1. Beberapa pembaca merasa bahwa narasi terasa lambat dan bisa terlalu panjang, mengurangi ketegangan dalam beberapa bagian.
  2. Ada kritik tentang pengembangan beberapa subplot yang kurang mendalam atau terasa terputus.
  3. Beberapa elemen cerita mungkin terasa klise atau sudah umum dalam genre fantasi, sehingga kurang memberikan kejutan.
  4. Terkadang dialog terasa kurang alami dan bisa membuat pembaca merasa kurang terhubung dengan karakter.
  5. Bagi sebagian pembaca, alur cerita yang kompleks dan beragam karakter bisa membingungkan.

 KESIMPULAN

Kesimpulan dari novel "Bumi" karya Tere Liye adalah bahwa meskipun memiliki beberapa kekurangan, seperti alur yang terkadang lambat dan elemen yang klise, novel ini tetap menawarkan pengalaman membaca yang menarik melalui petualangan yang menegangkan dan pengembangan karakter yang kuat. Tema persahabatan, keberanian, dan pencarian jati diri memberikan nilai positif, menjadikannya karya yang menginspirasi bagi pembaca dari berbagai kalangan. "Bumi" berhasil menciptakan dunia fantasi yang kaya dan memikat, menunjukkan kemampuan Tere Liye dalam meramu cerita yang menghibur dan mendidik.

Ayahku (Bukan) Pembohong

IDENTITAS BUKU

Penulis buku        : Tere Liye

Penerbit                : PT Gramedia Pustaka Utama

ISBN                    : 976 – 979 – 22 – 6905 – 5

Tahun terbit          : 2012

Jumlah halaman   : 299 halaman



SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Kapan terakhir kali kita memeluk ayah kita? Menatap wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? Kapan terakhir kali kita bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkerama, lantas menyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya?

 

Inilah kisah tentang seorang anak bernama Dam yang dibesarkan dengan dongeng- dongeng kesederhanaan hidup oleh sang ayah. Kesederhanaan yang justru membuat ia membenci ayahnya sendiri. Inilah kisah tentang hakikat kebahagiaan sejati. Jika kalian tidak menemukan rumus itu di novel ini, tidak ada lagi cara terbaik untuk menjelaskannya.

 

Mulailah membaca novel ini dengan hati lapang, dan saat tiba di halaman terakhir, berlarilah secepat mungkin menemui ayah kita, sebelum semuanya terlambat, dan kita tidak pernah sempat mengatakannya.

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Novel Ayahku (Bukan) Pembohong mengangkat cerita yang sangat sederhana, relevan dan menarik untuk kehidupan saat ini. Tentang seorang anak yang tumbuh besar dengan cerita dongeng dongeng sang ayah, dengan tujuan adanya makna yang tersirat dalam kehidupan sang anak ketika ia dihadapi masalah. Dikemas dengan tulisan dan bahasa yang sangat sederhana tetapi mendalam, ditambah dengan latar yang spesifik sehingga pembaca mudah menggambarkan ceritanya. Seringkali dihiasi dengan majas - majas yang membuat para pembaca seakan - akan ikut merasakan emosi dari konflik yang dibawakan oleh penulis

 

Novel ini banyak sekali mengandung pesan moral baik tersirat maupun tersurat yang diracik dengan alur yang menggugah dan membuat haru. Yakni, menyadari betapa berharganya waktu kita bersama orang tua, belajar untuk saling menghargai perbedaan, dan tidak mudahmenjatuhkan orang lain

 

 

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Novel Ayahku (Bukan) Pembohong sesekali saya temukan pengejaan dan kata yang salah cetak sehingga tidak memiliki arti yang baik. Selain itu, latar-latar yang dipaparkan tidak masuk akal manusia. Contohnya Negeri Penguasa Angin, kita sulit menggunakan logika untuk hal-hal di luar nalar manusia. Karena latar tersebut tidak pernah ada di dunia nyata.

Kurangnya penjelasan latar belakang beberapa tokoh pendukung yang seharusnya bisa dikembangkan karena memiliki peran penting dalam cerita

KESIMPULAN

Novel Ayahku (Bukan) Pembohong menyoroti konflik dimana sang anak membeci ayahnya karena cerita sederhana yang dibawakan ayahnya dianggap bohong. Berbagai kisah luar biasa telah diceritakan ayahnya kepada Dam. Cerita-cerita itu pada awalnya dipercayai oleh Dam. Namun, ketika Dam semakin bertambah usianya, ia menganggap cerita itu bohong. Dam meragukan kebenaran cerita-cerita ayahnya.

 

Novel ini saya rekomendasikan agar seorang anak bisa merasakan betapa besar, unik dan tangguhnya seorang ayah mendidik kita menjadi pribadi yang terpuji. Meneguhkan keyakinan dan kecintaan kita terhadap keluarga. Dan secara tidak langsung memberikan cerminan sikap kita kepada kedua orang tua serta dapat menjadikan langkah awal untuk menata ulang konsep budi pekerti di lingkungan sekitar.

 

RESENSATOR    : Vannesya Azka Aulya Putri

KELAS                : XII IPA 4

UNTUKMU YANG SEDANG BERJUANG

 IDENTITAS BUKU

Judul buku                : Berlari Di Tengah Hujan

Penulis buku             : Indra Sugiarto

Penerbit                    : Roda Publika Kreasi

ISBN                        : 978-623-90746-4-7

Tahun terbit              : 2020

Jumlah halaman       : 184 halaman

SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Manusia membutuhkan proses yang panjang untuk menerima dan mengerti bahwa ketidaksempurnaan adalah hal yang wajar. Dibutuhkan waktu yang lama untuk mengerti bahwa tak ada perjuangan yang sia-sia, tak pernah ada pengorbanan yang hanya menguap begitu saja, dan tak ada senyum yang tanpa makna. Buku berjudul Berlari di Tengah Hujan ini diciptakan untuk menemani setiap manusia yang sedang berjuang. Berjuang meraih impian dan kesuksesan, meski cobaan terus datang dan tantangan justru semakin kuat. Buku ini akan sangat membantu bagi mereka yang sudah memiliki semangat besar untuk meraih ambisi namun masih butuh dikuatkan. 

Buku ini terdiri dari lima fase yaitu fase kemarau, fase berlari, fase hujan, fase bersemi, dan fase bersinar. Fase demi fase yang tertulis dalam buku ini berusaha menghipnotis pikiran pembaca untuk terus mengobarkan semangat dalam menggapai mimpi dan terus berlari sekalipun hujan kembali datang menghalangi setiap langkah kaki. Walaupun kegagalan adalah kemungkinan paling nyata, kegagalan bukanlah titik terberat dalam hidup karena setiap cobaan yang datang itu justru akan menjadikan manusia semakin kuat. 

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Kelebihan dari buku ini yaitu di dalamnya terdapat kalimat-kalimat motivasi yang sangat menyentuh hati dan menginspirasi pembaca. Kata-kata yang digunakan pun cukup mudah dipahami. Cover buku ini juga disusun dengan desain yang sederhana namun menarik. Buku ini adalah salah satu buku yang terkenal dan diminati oleh kaum muda khususnya kaum millennial.

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Kekurangan buku terdapat pada beberapa sajak yang tertulis dalam buku ini, karena cukup sulit dipahami beberapa pembaca kemungkinan akan merasa kesulitan dalam menganalisi makna yang terkandung didalamnya.

KESIMPULAN

Buku berjudul Berlari di Tengah Hujan ini sangat menarik dan cocok dibaca oleh orang-orang yang sedang berjuang menggapai impian dan membutuhkan motivasi. Ketika mereka tengah merasakan gagal berkali-kali, kecewa berulang kali atau bahkan merasakan terluka paling menyakitkan, buku ini dapat dijadikan sebagai pemantik semangat untuk kembali bangkit dari segala keterpurukan. Buku ini akan menemani kita disaat suka maupun duka. Disaat optimis maupun pesimis. Buka buku ini sebagai pengingat untuk diri kita.

RESENSATOR : Daffa Alfhareza

KELAS              : XII IPA 4

Wednesday, October 16, 2024

RESENSI " Untuk Lebi"

Identitas buku

Penulis                  : Ghassani Salsabila

Judul buku.           : Untuk Lebi

Penerbit.               : Jendela Jiwa Publication

Tahun terbit         : 13,5x20 cm  

ISBN                   : 978-623-98537-4-7

Jumlah halaman  : 204 halaman

Kategori              : Fiksi Remaja


Sinopsis

Lebi terpuruk. Keluarganya yang harmonis berubah drastis ketika Ayah dan Mami bertengkar hebat di tengah libur semester. Bersama kedua adiknya, sulung dari tiga bersaudara ini mengusahakan segala cara untuk mendamaikan orang tuanya yang selalu saja berakhir tanpa hasil. 

Belum juga menemukan jalan keluar dari kepungan masalah keluarga, remaja 17 tahun itu harus menghadapi kenyataan lain: sahabatnya sejak kecil yang begitu berharga pergi untuk selamanya dalam sebuah insiden fatal. Rasanya, terlalu banyak hal menyakitkan yang harus ditanggung Lebi dalam waktu bersamaan. 

Meski begitu, situasi ini tidak membuat Lebi menyerah. Ia mencoba melakukan hal-hal positif dan mengabadikan setiap momen melalui gratitude journal. Dengan bantuan keluarga besar, sahabat terdekat, dan guru SMA-nya, Lebi berusaha menjadi pribadi yang positif dan mulai mengatasi masalahnya satu per satu.

 Kelebihan buku

  1. Ditulis oleh master student di Psikolog Klinis Dewasa.
  2. Konsep unik berupa panduan self-heal yang dibalut dengan rangkaian cerita fiksi.
  3. Dilengkapi dengan beberapa template untuk jurnal dan refleksi.
  4. Dilengkapi dengan kumpulan sajak-sajak ringan setiap awal bab dan fase-fase emosi.

 Kekurangan buku

  1. Alur cerita yang ditulis oleh penulis agak membosankan karena pembaca tidak mengetahui akar masalah sebenarnya
  2. Bahasa yang digunakan membingungkan untuk suatu buku diary
  3. Cerita yang terlalu monoton jadi membuat sedikit bosan

 Kesimpulan

Membaca buku ini seperti sedang menemani seorang teman yang berbagi cerita tentang hidupnya. Menyaksikan emosi dan pikiran yang datang dan pergi, serta perjuangan tokoh di buku ini untuk meneruskan langkahnya. Mungkin, kamu pun juga pernah merasakan hal yang sama seperti ini dan bersedia untuk berusaha menghadapi. Cara-cara yang ia gunakan juga terbuka untuk kita ikuti, bahkan sudah disediakan berbagai media yang memudahkan kita untuk lebih dekat dengan diri sendiri.

 Nama : Aurel Oktavia

Kelas. : XII IPA 4

Nama : Aurel Oktavia

Kelas. : XII IPA 4

RESENSI " Bandit-bandit Berkelas"

 IDENTITAS BUKU

Judul buku                          : Bandit Bandit Berkelas

Penulis buku                       : Tere liye (Darwis)

Penerbit                              : Sabakgrip

ISBN                                  : 978-623-88822-6-7

Tahun terbit                        : 21 Mei 2024

Jumlah halaman                 : 368

 

Sinopsis

Novel Bandit-Bandit Berkelas berkisah tentang Thomas, seorang konsultan keuangan yang sudah lama terjebak dalam dunia para kriminal kelas atas.

Thomas bukanlah sosok yang asing dengan dunia kejahatan. Ia telah lama bermain dalam lingkaran para “bandit berkelas,” sekelompok individu yang melakukan kejahatan dengan cara-cara yang halus, bersih, dan sulit dilacak.

Namun, kali ini, Thomas dihadapkan pada situasi yang jauh lebih rumit.

Dalam Novel Bandit-Bandit Berkelas, Thomas harus berurusan dengan sindikat besar yang bergerak di balik layar, memanfaatkan kekuasaan dan kekayaan untuk menjalankan agenda gelap mereka.

Meskipun tampak terhormat di permukaan, para bandit ini sebenarnya menjalankan kejahatan di level yang lebih tinggi, menggunakan jalur keuangan, politik, dan hukum untuk menutupi jejak mereka.

Thomas, yang juga memiliki banyak pengalaman dalam dunia abu-abu ini, mendapati dirinya harus memainkan permainan yang semakin berbahaya.

Seiring berjalannya cerita, Thomas harus berhadapan dengan berbagai dilema moral, pengkhianatan dari orang-orang terdekat, dan kekuatan besar yang berusaha menghancurkan hidupnya.

Mampukah Thomas tetap berdiri tegak di tengah badai intrik dan pengkhianatan yang melibatkan para bandit kelas atas ini? Ataukah ia akan jatuh dan menjadi korban dari sistem yang korup?

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Bagaimana Tere Liye menggambarkan dunia para kriminal berkelas yang jarang terekspos.

Pembaca akan dibawa masuk ke dalam dunia keuangan gelap, bisnis kotor, dan politik yang penuh dengan manipulasi, yang jarang kita lihat dalam kehidupan sehari-hari.

 

Karakter Thomas yang kompleks dan cerdas menjadi kekuatan besar Novel Bandit-Bandit Berkelas.

Gaya penulisan Tere Liye yang cepat, lugas, dan penuh ketegangan juga menjadi keunggulan Novel Bandit-Bandit Berkelas.

Setiap bab membawa pembaca semakin dalam ke dalam alur cerita, dengan plot twist yang terus membuat penasaran.

Tere Liye mampu menghadirkan atmosfer yang mencekam dan penuh intrik tanpa kehilangan esensi cerita yang mendalam, menjadikannya sebagai salah satu novel yang mudah dibaca namun tetap kaya makna.

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Alur yang terkadang terasa terlalu cepat, terutama dalam penjelasan mengenai jaringan kejahatan dan intrik politik di balik cerita.

Beberapa bagian yang menyangkut dunia keuangan dan hukum terkadang disampaikan dengan cepat, sehingga bagi pembaca yang kurang familiar dengan istilah-istilah teknis, mungkin terasa membingungkan atau kurang mendalam.

Selain itu, pengembangan karakter-karakter pendukung terkadang terasa kurang kuat.

Ada beberapa tokoh penting yang muncul dalam cerita, namun tidak diberikan latar belakang atau pengembangan yang cukup untuk benar-benar mendalmi motivasi dan peran mereka dalam plot keseluruhan

KESIMPULAN

RESENSATOR :Zidan Syawal

KELAS : 12 IPA 4

RESENSI “Negeri Para Bedebah”

 

                                                                

IDENTITAS BUKU

Judul buku                          : Negeri Para Bedebah

Penulis buku                      : Tere Liye

Penerbit                              : PT Gramedia Pustaka Utama

ISBN                                  : 978-979-22-8552-9

Tahun terbit                       : 2012

Jumlah halaman                : 440 halaman

 


SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Negeri Para Bedebah adalah novel karya Tere Liye yang menceritakan tentang Thomas, seorang konsultan keuangan yang terlibat dalam skandal besar di dunia bisnis dan politik. Thomas harus menyelamatkan Bank Semesta milik pamannya, Om Liem, dari kebangkrutan yang dapat mengguncang ekonomi nasional.

Dengan merencanakan sejumlah strategi, Thomas siap mencari jalan keluar untuk meluruskan permasalahan tersebut. Hal ini juga berimbas pada masa lalunya yang sedikit demi sedikit terkuak. Thomas berusaha mencari bantuan dari pemerintah untuk mendapatkan pinjaman yang mampu membayar Bank Semesta supaya tidak bangkrut. Dalam usahanya, banyak oknum yang rupanya menikmati permainan dan mengambil keuntungan di sela-sela kerugian Bank Semesta.

Dalam situasi penuh tekanan ini, Thomas harus menghadapi berbagai pihak yang berkepentingan, termasuk pemerintah dan para pemilik modal besar yang ingin mengambil keuntungan dari masalah tersebut. Melalui kecerdasannya dalam taktik dan strategi, Thomas mencoba untuk keluar dari jebakan yang terus mengepungnya.

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Cerita dalam novel ini dibangun dengan alur yang cepat, penuh konflik dan ketegangan, sehingga menarik pembaca untuk terus mengikuti perkembangan kisahnya. Tema keuangan dan politik yang rumit dijalin dengan cara yang memikat.

Thomas yang merupakan tohoh utama, digambarkan sebagai karakter yang cerdas, tangguh, dan licin dalam menghadapi berbagai masalah. Karakternya terasa hidup dan memiliki kedalaman, sehingga mampu membawa cerita menjadi lebih menarik.

Di balik kisah penuh ketegangan, novel ini menyampaikan pesan moral tentang integritas, tanggung jawab, serta bagaimana orang yang terlibat dalam dunia yang kotor tetap bisa mempertahankan prinsip mereka.

 

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Bagi pembaca yang kurang familiar dengan dunia keuangan dan politik, beberapa bagian novel ini mungkin terasa terlalu teknis atau sulit dipahami. Ada banyak istilah keuangan dan perbankan yang tidak dijelaskan dengan rinci sehingga bisa membuat pembaca awam kebingungan.

Beberapa bagian cerita yang penuh dengan konflik dan ketegangan kadang diselesaikan dengan cepat, sehingga terkesan kurang realistis. Penyelesaian yang mendadak ini mungkin mengecewakan bagi pembaca yang mengharapkan klimaks yang lebih mendalam.

KESIMPULAN

Negeri Para Bedebah adalah novel menegangkan karya Tere Liye yang mengangkat tema keuangan dan politik, dengan alur penuh intrik dan tokoh utama yang cerdas. Novel ini kuat dalam membangun ketegangan dan memberikan wawasan tentang dunia bisnis serta konspirasi di baliknya. Meskipun demikian, beberapa bagian mungkin terasa rumit bagi pembaca, dan beberapa konflik diselesaikan dengan cara yang cepat. Secara keseluruhan, novel ini menarik untuk dibaca, terutama bagi yang menyukai cerita tentang strategi, kekuasaan, dan moralitas di tengah situasi yang kacau.

 

RESENSATOR :RAYYA BINTANG AZZAHRA

KELAS    : XII IPA 4

RESENSI " Terusir"

IDENTITAS BUKU

Judul buku                          : Terusir

Penulis buku                      : Hamka

Penerbit                              : Gema Insani 

ISBN                                  : 978-602-250-292-0

Tahun terbit                        : 2016

Jumlah halaman                 : 129 halaman

SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Mariah, seorang perempuan lembut dengan rupa cantik, terusir oleh Azhar (suaminya) karena fitnah keji dari keluarga Azhar. Dalam pekatnya malam dan gerimis hujan, Mariah terpaksa pergi dari rumah dan meninggalkan anaknya. Kehidupan Mariah penuh dengan kepelikan setelah dia tidak lagi menjadi pembantu di rumah keluarga bangsawan Belanda. Pada akhirnya, dia terjerembab ke lembah nista karena terdesak keadaan.

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Gaya bahasa yang lembut membuatnya nyaman dan page-turner untuk dibaca, sarat akan nasihat hidup yang terselip diantara konflik pada cerita, perwatakan tokoh ditulis secara perlahan demosional, tipis dan murah, tidak akan membosankan pembaca dan cocok untuk pemula.

Buku ini memiliki kelebihan dalam alur ceritanya yang menarik. Terutama pada bagian saat Sofyan, anak Mariah bertemu kembali dengan Mariah dalam keadaan yang pelik. Hal ini mengisyaratkan bahwa sebagai ibu dan anak ikatan batin keduanya tidak mudah dipisahkan oleh keadaan apapun.

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Bila dibandingkan dengan novel yang ditulis oleh Hamka lainnya, gaya pembawaan dan penulisannya tidak jauh berbeda. Ini memberikan kesan monoton sekalipun mengungkit tema yang berbeda pada setiap novel, seperti Tenggelamnya Kapan Van Der Wijk.

Tokoh utama perempuan mengalami kemalangan dari awal hingga akhir cerita. Memang, Buya membuat kita membuka mata terhadap realita yang ada di sekitar kita, namun terkadang realita terlalu pahit untuk kita telan mentah-mentah. Dan salah satu maksud dari novel fiksi adalah untuk berfantasi dan berelaksasi dari realita, bukan?

KESIMPULAN

Dalam novel Terusir karya Hamka mengungkapkan suatu konflik status sosial. Azhar berasal dari keluarga terpandang di kampungnya, sedangkan Mariah berasal dari kalangan biasa. Kemudian antara Azhar dan Mariah memiliki latar belakang etnis yang berbeda. Azhar berasal dari etnis Minangkabau sedangkan Mariah berasal dari etnis Jawa. Azhar merupakan orang Minangkabau yang berasal dari keluarga terkenal menikah dengan Mariah yang merupakan orang Jawa yang berasal dari kalangan biasa.

Faktor terjadinya konflik berawal dari mertua tidak suka terhadap menantu dari kalangan biasa, sedangkan anaknya yang bernama Azhar berasal dari golongan bangsawan yang merupakan orang terpandang di kampungnya. Mertua melakukan cara supaya rumah tangga Azhar menjadi retak, yaitu dengan memasukkan laki-laki lain ke dalam kamar Mariah tanpa Azhar di rumah. Pada saat itulah Azhar datang bersama ibunya, sehingga terperogoki langsung oleh Azhar dan ibunya. Melihat kejadian tersebut membuat Azhar marah besar, N kemudian langsung mengusir Mariah dari rumah tanpa berpikir mata NGS matang terlebih dahulu. Konflik terjadi disebabkan karena kaum kerabat Azhar tidak senang melihat rumah tangga Azhar harmonis. Hal inilah awal dari semua masalah yang ada, yaitu karena perbedaan status sosial, antara orang yang berkedudukan tinggi.

dengan orang yang berkedudukan rendah . Akibat konflik terjadi perceraian antara suami dan istri. Sehingga Mariah terusir dari rumahnya dan pada akhir hayatnya menjadi seorang pelacur. Tidak hanya itu, akibat dari konflik si anak (Sofyan) tidak mengenal ibu kandungnya.

 

RESENSATOR : Candra Prasetiana

KELAS    : XII IPA 4

Tuesday, October 15, 2024

RESENSI " Kado Terbaik"

IDENTITAS BUKU

Judul buku                  : Kado Terbaik

Penulis buku               : J.S. Khairen

Penerbit                       : Gramedia Widiasarana Indonesia

ISBN                           : 9786020529325

Tahun terbit                : Cetakan Pertama April 2022

Jumlah halaman          : 256 Halaman

SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Kisah seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun bernama Rizki Alqarunia yang membawa kedua adiknya ke panti asuhan. Rizka dan Khanza merupakan kedua adiknya yang tumbuh bersama di dalam lingkungan panti asuhan ilegal milik Pak Tono. Di Panti Asuhan, mereka tidak mendapatkan pendidikan yang lebih baik, tetapi disuruh mencari uang di jalanan. Kegiatan yang dilakukan oleh mereka, seperti mengamen di perempatan lalu lintas, mengemis, bahkan beberapa ada yang mencopet dan mengambil uang milik orang lain. Uang itu akan disetorkan kepada pengurus panti asuhan.

Rizki sudah beranjak dewasa dengan usianya 20 tahun menyadari bahwa hidupnya tidak akan kemana-mana apabila masih berada di panti asuhan ini. Oleh karena itu, tepat 2 tahun setelahnya ia sudah keluar dari Panti Asuhan dan menggelandang di emperan toko, bahkan ikut ngekos bareng penjual sapu keliling. Rizki memiliki tekad agar hidupnya lebih baik, namun nasib tak membawanya kemana-mana. Ia kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak, hingga harus bekerja serabutan, demi memenuhi isi perutnya dengan makanan.

Suatu hari, Rizki bertemu lagi dengan adiknya Rizka yang ternyata masih berada di panti asuhan itu. Rizka ditemani oleh tiga sekawan geng terminal, yaitu : si lincah, si singlet, dan si gembil. Pada saat itu, Rizki melihat adiknya sedang mengambil dompet dari seorang gadis bernama Rani yang ternyata terjatuh di sekitar terminal. Kemudian, ia mengejar adiknya Rizka agar mau mengembalikan dompet tersebut. Namun adegan kejar-kejaran itu justru berakhir tragis, Rizki malah dihujani kotoran burung yang ada di Pasar Sabtu saat ia berlari mengejar kawanan Rizka. Setelah kejadian itu, Rizki justru kesulitan membayar uang makan karena tas kainnya yang berisi baju ganti diambil Rizka.

Hari demi hari berlalu, sebentar lagi 7 hari menjelang hari raya Idul Fitri. Rizki berjanji pada adiknya: Khanza dan Rizka untuk memberi mereka pakaian terindah di Hari Lebaran. Namun, bagaimana cara melunasi hutang janji tersebut? Sedangkan, Rizki belum memiliki pekerjaan apapun. Bahkan, ia juga tidak tahu hari ini dan besok akan makan apa. Keesokannya, Rizki malah mendapat kabar bahwa Rizka akan diadopsi oleh sepasang suami istri dari luar kota. Mereka yang akan membawa adiknya pergi dari Panti Asuhan yang rusak itu. Rizki awalnya ingin menghalangi niat itu. Namun, ia berpikir bahwa mungkin itulah nasib terbaik yang bisa didapatkan oleh adiknya dibandingkan harus tetap tinggal di Panti Asuhan tersebut.

Akankah Rizki bisa bertemu dengan kedua adiknya lagi? Ataukah mereka akan terpisah kembali dan tak lagi sempat merasakan Idul Fitri bersama seperti sebuah keluarga?

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Novel Kado Terbaik menyajikan kisah sederhana yang mengajarkan tentang makna keluarga dan kehidupan. Kisah kado terbaik ini mampu menyentuh hati pembaca, dan seru untuk diikuti. Gaya penulisan J.S. Khairen ini nyaman untuk dibaca, karena narasinya mudah dipahami, dan pembaca dapat merasakan berbagai emosi bersama dengan para tokohnya. Karakter yang dibangun juga realistis, dan chemistry antartokoh kuat. Di setiap bab novel ini, J.S. Khairen memberikan banyak kutipan-kutipan yang bagus. Melalui kisah ini, J. S. Khairen seperti memberitahu kepada para pembaca bagaimana kehidupan anak jalanan.

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Kekurangan pada novel ini terletak pada beberapa alur cerita yang dinilai kosong. Kosong dalam arti tidak mencapai penyelesaian. Kemudian, pembaca juga menemukan beberapa kesalahan penyebutan nama tokoh.

KESIMPULAN

Kisah Kado Terbaik ini, kita diajarkan tentang hidup yang berjalan tidak sesuai dengan rencana kita. Pasti sering merasa bahwa hidup memberikan kejutan yang tidak kita harapkan. Karena memang begitulah hidup ada suka maupun duka. Di balik keburukan, pasti selalu ada kado terbaik. Di balik kepahitan hidup, pasti ada sesuatu hal yang manis. Melalui kisah ini juga, kita diingatkan untuk menghargai setiap waktu yang masih dapat kita habiskan bersama keluarga atau orang-orang yang kita sayangi. Bersyukurlah atas kehadiran mereka, dan bersikap baiklah kepada mereka.

RESENSATOR          : Aisyah Nuraini

KELAS                       : XII IPA 4

RESENSI "Akhir Sang Gajah Di Bukit Kupu-Kupu"

IDENTITAS BUKU

Judul buku                          : Akhir Sang Gajah Di Bukit Kupu-Kupu

Penulis buku                      : Sasti Gotama

Penerbit                              : Mizan Pustaka

ISBN                                  : 978-602-441-340-8

Tahun terbit                        : 2023

Jumlah halaman                 :156

SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Akhir Sang Gajah di Bukit Kupu-Kupu" karya Sasti Gotama mengisahkan dua puluh cerita yang menggugah pemikiran tentang arti kemanusiaan. Pembaca diajak merenungkan dilema moral, seperti membunuh gajah kesayangan atau menghadapi pelaku kekerasan yang tak diadili. Setiap cerita menyentuh tema cinta, pengkhianatan, dan kekerasan, serta menggambarkan pengalaman emosional yang mendalam. Dengan gaya penceritaan yang memikat, novel ini mengajak pembaca untuk tertawa dan menangis, mempertanyakan apa artinya menjadi manusia dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

•Gaya Penceritaan yang Variatif: Setiap cerita memiliki gaya dan sudut pandang yang berbeda, memberikan nuansa segar seolah ditulis oleh banyak penulis

•Tema Mendalam: Buku ini mengangkat isu-isu penting seperti feminisme, kesehatan mental, dan dilema moral, mengajak pembaca untuk merenungkan arti kemanusiaan.

•Bahasa yang Indah dan Kaya Makna: Sasti menggunakan bahasa yang puitis dan alegoris, membuat setiap cerita memiliki lapisan makna yang dalam.

•Penggunaan Bahasa Daerah: Beberapa cerita menyisipkan bahasa daerah yang sesuai dengan konteks, memperkaya pengalaman membaca.

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Gaya bahasa yang puitis dan alegoris dapat membuat beberapa pembaca kesulitan memahami makna yang lebih dalam, terutama jika tidak dibaca dengan cermat dan banyaknya cerita,  pembaca mungkin kehilangan fokus pada tema utama

KESIMPULAN

Novel ini menggugah pembaca untuk merenungkan arti kemanusiaan melalui dua puluh cerita yang menyentuh berbagai tema, seperti dilema moral, cinta, dan kekerasan. Sasti Gotama berhasil menyajikan kisah-kisah yang tidak hanya menghibur tetapi juga mengajak pembaca untuk mempertanyakan pilihan hidup dan konsekuensi dari tindakan mereka. Dengan gaya penceritaan yang memikat, buku ini menawarkan pengalaman emosional yang mendalam dan memperkaya pemahaman tentang kehidupan manusia.

RESENSATOR     : Faaiq Aulia Nur Wasistha

KELAS                 :12 IPA 4

RESENSI “Bedebah Di Ujung Tanduk”

IDENTITAS BUKU

Judul buku                   : Bedebah di Ujung Tanduk

Penulis buku                : Tere Liye

Penerbit                       : Sabak Grip  

ISBN                            : 978-623-97262-1-8 

Tahun terbit                  : 25 Oktober 2021

Jumlah halaman           : 415

 

SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

"Bedebah di Ujung Tanduk" mengisahkan perjalanan seorang tokoh yang terjebak dalam dilema moral dan konflik hidup. Dengan latar belakang yang penuh tantangan, cerita ini mengeksplorasi tema pengkhianatan, penebusan, dan pencarian jati diri.


KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Karakter yang Kompleks: Tokoh utama yang memiliki kedalaman emosional dan konflik internal yang menarik.

Tema yang Relevan: Mengangkat isu moral dan eksistensial yang dapat menginspirasi refleksi pribadi.

Gaya Penulisan Kuat: Bahasa yang lugas dan deskriptif, menciptakan suasana yang mendalam.

Dialog yang Tajam: Interaksi antar karakter yang realistis dan mengena, memperkuat narasi.

Konflik yang Menegangkan: Alur cerita yang penuh ketegangan dan kejutan, menjaga minat pembaca.

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Pacing yang Tidak Konsisten: Beberapa bagian mungkin terasa lambat, mengganggu alur cerita.

Karakter Sampingan yang Kurang Terpengaruh: Karakter pendukung mungkin tidak digali dengan mendalam, sehingga terasa kurang berperan.

Kesulitan dalam Memahami Beberapa Referensi: Beberapa pembaca mungkin kesulitan memahami konteks sosial atau budaya yang diangkat.

Ending yang Terbuka: Akhir cerita bisa meninggalkan pertanyaan bagi pembaca, yang mungkin dianggap tidak memuaskan.

Terlalu Fokus pada Konflik Emosional: Beberapa pembaca mungkin merasa kurang ada variasi dalam plot atau konflik eksternal.

KESIMPULAN

"Bedebah di Ujung Tanduk" adalah bacaan yang menggugah, penuh emosi, dan reflektif. Buku ini sangat cocok bagi pembaca yang menyukai cerita dengan kedalaman psikologis dan tema yang mendalam. Penulis berhasil menyampaikan pesan tentang pentingnya pilihan dan konsekuensi dalam kehidupan.

RESENSATOR         : M. Andityo Z.P

KELAS                        : XII IPA 4