Wednesday, December 4, 2024

Ayahku (Bukan) Pembohong

IDENTITAS BUKU

Penulis buku        : Tere Liye

Penerbit                : PT Gramedia Pustaka Utama

ISBN                    : 976 – 979 – 22 – 6905 – 5

Tahun terbit          : 2012

Jumlah halaman   : 299 halaman



SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Kapan terakhir kali kita memeluk ayah kita? Menatap wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? Kapan terakhir kali kita bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkerama, lantas menyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya?

 

Inilah kisah tentang seorang anak bernama Dam yang dibesarkan dengan dongeng- dongeng kesederhanaan hidup oleh sang ayah. Kesederhanaan yang justru membuat ia membenci ayahnya sendiri. Inilah kisah tentang hakikat kebahagiaan sejati. Jika kalian tidak menemukan rumus itu di novel ini, tidak ada lagi cara terbaik untuk menjelaskannya.

 

Mulailah membaca novel ini dengan hati lapang, dan saat tiba di halaman terakhir, berlarilah secepat mungkin menemui ayah kita, sebelum semuanya terlambat, dan kita tidak pernah sempat mengatakannya.

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Novel Ayahku (Bukan) Pembohong mengangkat cerita yang sangat sederhana, relevan dan menarik untuk kehidupan saat ini. Tentang seorang anak yang tumbuh besar dengan cerita dongeng dongeng sang ayah, dengan tujuan adanya makna yang tersirat dalam kehidupan sang anak ketika ia dihadapi masalah. Dikemas dengan tulisan dan bahasa yang sangat sederhana tetapi mendalam, ditambah dengan latar yang spesifik sehingga pembaca mudah menggambarkan ceritanya. Seringkali dihiasi dengan majas - majas yang membuat para pembaca seakan - akan ikut merasakan emosi dari konflik yang dibawakan oleh penulis

 

Novel ini banyak sekali mengandung pesan moral baik tersirat maupun tersurat yang diracik dengan alur yang menggugah dan membuat haru. Yakni, menyadari betapa berharganya waktu kita bersama orang tua, belajar untuk saling menghargai perbedaan, dan tidak mudahmenjatuhkan orang lain

 

 

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Novel Ayahku (Bukan) Pembohong sesekali saya temukan pengejaan dan kata yang salah cetak sehingga tidak memiliki arti yang baik. Selain itu, latar-latar yang dipaparkan tidak masuk akal manusia. Contohnya Negeri Penguasa Angin, kita sulit menggunakan logika untuk hal-hal di luar nalar manusia. Karena latar tersebut tidak pernah ada di dunia nyata.

Kurangnya penjelasan latar belakang beberapa tokoh pendukung yang seharusnya bisa dikembangkan karena memiliki peran penting dalam cerita

KESIMPULAN

Novel Ayahku (Bukan) Pembohong menyoroti konflik dimana sang anak membeci ayahnya karena cerita sederhana yang dibawakan ayahnya dianggap bohong. Berbagai kisah luar biasa telah diceritakan ayahnya kepada Dam. Cerita-cerita itu pada awalnya dipercayai oleh Dam. Namun, ketika Dam semakin bertambah usianya, ia menganggap cerita itu bohong. Dam meragukan kebenaran cerita-cerita ayahnya.

 

Novel ini saya rekomendasikan agar seorang anak bisa merasakan betapa besar, unik dan tangguhnya seorang ayah mendidik kita menjadi pribadi yang terpuji. Meneguhkan keyakinan dan kecintaan kita terhadap keluarga. Dan secara tidak langsung memberikan cerminan sikap kita kepada kedua orang tua serta dapat menjadikan langkah awal untuk menata ulang konsep budi pekerti di lingkungan sekitar.

 

RESENSATOR    : Vannesya Azka Aulya Putri

KELAS                : XII IPA 4

No comments:

Post a Comment