IDENTITAS BUKU
Penulis buku : Tere Liye
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 976 – 979 – 22 – 6905 – 5
Tahun terbit : 2012
Jumlah halaman : 299 halaman
SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU
Kapan terakhir kali kita memeluk ayah kita? Menatap
wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? Kapan terakhir kali kita
bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkerama, lantas menyentuh lembut
tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya?
Inilah kisah tentang seorang anak bernama Dam yang
dibesarkan dengan dongeng- dongeng kesederhanaan hidup oleh sang ayah.
Kesederhanaan yang justru membuat ia membenci ayahnya sendiri. Inilah kisah
tentang hakikat kebahagiaan sejati. Jika kalian tidak menemukan rumus itu di
novel ini, tidak ada lagi cara terbaik untuk menjelaskannya.
Mulailah membaca novel ini dengan hati lapang, dan saat tiba
di halaman terakhir, berlarilah secepat mungkin menemui ayah kita, sebelum
semuanya terlambat, dan kita tidak pernah sempat mengatakannya.
KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU
Novel Ayahku (Bukan) Pembohong mengangkat cerita yang sangat
sederhana, relevan dan menarik untuk kehidupan saat ini. Tentang seorang anak
yang tumbuh besar dengan cerita dongeng dongeng sang ayah, dengan tujuan adanya
makna yang tersirat dalam kehidupan sang anak ketika ia dihadapi masalah.
Dikemas dengan tulisan dan bahasa yang sangat sederhana tetapi mendalam,
ditambah dengan latar yang spesifik sehingga pembaca mudah menggambarkan
ceritanya. Seringkali dihiasi dengan majas - majas yang membuat para pembaca
seakan - akan ikut merasakan emosi dari konflik yang dibawakan oleh penulis
Novel ini banyak sekali mengandung pesan moral baik tersirat
maupun tersurat yang diracik dengan alur yang menggugah dan membuat haru.
Yakni, menyadari betapa berharganya waktu kita bersama orang tua, belajar untuk
saling menghargai perbedaan, dan tidak mudahmenjatuhkan orang lain
KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU
Novel Ayahku (Bukan) Pembohong sesekali saya temukan
pengejaan dan kata yang salah cetak sehingga tidak memiliki arti yang baik.
Selain itu, latar-latar yang dipaparkan tidak masuk akal manusia. Contohnya
Negeri Penguasa Angin, kita sulit menggunakan logika untuk hal-hal di luar
nalar manusia. Karena latar tersebut tidak pernah ada di dunia nyata.
Kurangnya penjelasan latar belakang beberapa tokoh pendukung
yang seharusnya bisa dikembangkan karena memiliki peran penting dalam cerita
KESIMPULAN
Novel Ayahku (Bukan) Pembohong menyoroti konflik dimana sang
anak membeci ayahnya karena cerita sederhana yang dibawakan ayahnya dianggap
bohong. Berbagai kisah luar biasa telah diceritakan ayahnya kepada Dam.
Cerita-cerita itu pada awalnya dipercayai oleh Dam. Namun, ketika Dam semakin
bertambah usianya, ia menganggap cerita itu bohong. Dam meragukan kebenaran
cerita-cerita ayahnya.
Novel ini saya rekomendasikan agar seorang anak bisa
merasakan betapa besar, unik dan tangguhnya seorang ayah mendidik kita menjadi
pribadi yang terpuji. Meneguhkan keyakinan dan kecintaan kita terhadap
keluarga. Dan secara tidak langsung memberikan cerminan sikap kita kepada kedua
orang tua serta dapat menjadikan langkah awal untuk menata ulang konsep budi
pekerti di lingkungan sekitar.
RESENSATOR : Vannesya Azka Aulya
Putri
KELAS : XII IPA 4

No comments:
Post a Comment