Friday, October 11, 2024

RESENSI "KOSAN GRIYA WACANA"

 

Identitas buku

Judul buku                  : Kosan Griya Wacana

Pengarang                  : Keniyagi

Penerbit                      : Coconut Books

ISBN                           : 9786230924071

Tahun Terbit                : 24 Juni 2023

Tebal Halaman           : 334 halaman

 


Sinopsis

Rumah adalah tempat di mana kita menemukan teman bercerita dan menjadi tempat pulang setelah lelah menjalani kehidupan. Kenyataannya, rumah tidaklah seperti rumah untuk beberapa orang. Banyak orang yang merasa ingin pulang meskipun sudah berada di rumah, karena rumah yang ditinggalinya tidak terasa seperti rumah.Kelima pemuda yaitu Jarvis, Abian, Haidan, Jaffan, dan Januar tinggal bersama di indekos bernama Griya Wacana untuk mencari arti sebuah ‘rumah’ yang sesungguhnya. Rumah bagi mereka bukanlah tentang bagaimana bentuk bangunannya, tetapi dengan siapa mereka tinggal. Bersama, mereka menciptakan ‘rumah’ yang layak untuk mereka tinggali.

Di balik persahabatan mereka yang konyol dan penuh tawa, siapa sangka mereka berlima hanyalah para lelaki yang berjuang melawan masalah hidup mereka. Kebersamaan mereka ciptakan untuk menghadapi masalah-masalah hidup, meskipun harus merasakan kesedihan, kemarahan, kekecewaan, dan menghadapi perpisahan, namun bersama-sama mereka menghadapinya sampai akhir.

Ada saatnya mereka berpisah, ada saatnya pula mereka kembali bersama, membangun kembali ‘rumah’ mereka untuk tempat berpulang. ‘Rumah’ yang mereka ciptakan bersama tidak akan pernah hilang.

 

Kelebihan Buku

Keunggulan dari novel ini berisi tentang kehidupan nyata seorang mahasiswa yang hidup merantau ke kota demi menempuh pendidikan lanjut. Lika-liku kehidupan mahasiswa tertuang dalam buku ini mulai dari pahitnya seorang perantau dan senangnya kehidupan mahasiswa. Dan cerita yang sangat menyenangkan dan dapat kita rasakan sedih senangnya menjadi mahasiswa

Kekurangan Buku

Dimulai dari gaya bahasa yang diucapkan oleh mahasiswa yang terkadang kurang enak didengar di khalayak ramai pun turut dituangkan dalam novel ini. Bahasanya yang terlalu frontal membuat sebagian pembaca sedikit ambigu dengan penulisan yang ada di novel.

Kesimpulan

Kelima pemuda yaitu Jarvis, Abian, Haidan, Jaffan, dan Januar tinggal bersama di indekos bernama Griya Wacana untuk mencari arti sebuah ‘rumah’ yang sesungguhnya. Rumah bagi mereka bukanlah tentang bagaimana bentuk bangunannya, tetapi dengan siapa mereka tinggal. Bersama, mereka menciptakan ‘rumah’ yang layak untuk mereka tinggali. Di balik persahabatan mereka yang konyol dan penuh tawa, siapa sangka mereka berlima hanyalah para lelaki yang berjuang melawan masalah hidup mereka. Kebersamaan mereka ciptakan untuk menghadapi masalah hidup, meskipun harus merasakan kesedihan, kemarahan, kekecewaan, dan menghadapi perpisahan, namun bersama-sama mereka menghadapinya sampai akhir. Ada saatnya mereka berpisah, ada saatnya pula mereka kembali bersama, membangun kembali ‘rumah’ mereka untuk tempat berpulang. ‘Rumah’ yang mereka ciptakan bersama tidak akan pernah hilang.


Resentator

Nama: Nayla Khalisha Rahma

Kelas: XII IPA 4


No comments:

Post a Comment