Identitas
Buku
Judul
Buku :
Dompet Ayah Sepatu Ibu
Penulis
Buku :
J.S Khairen
Penerbit : PT Gramedia Widiasarana
Indonesia
ISBN :
9786020530222
Tahun
Terbit :
2023
Jumlah
Halaman : 216 halaman
Sinopsis
Zenna anak keenam dari sebelas bersaudara. Ia tinggal bersama
keluarganya di punggung Gunung Singgalang. Saat kecil, Zenna sudah bekerja
keras untuk hidup. Ia pergi ke sekolah dengan sepatu rombeng, naik-turun gunung
membawa jagung rebus untuk dijual. “Besok Abak belikan sepatu baru kalau sudah
dapat uang,” janji Abak pada Zenna sebelum berangkat ke sekolah. Namun, Abak
tak sempat menempati janji itu. Abak meninggalkan Zenna untuk selamanya, juga
meninggalkan janjinya pada Zenna untuk membelikan sepatu.
Sebagai anak tengah, Zenna jarang mendapatkan perhatian dari
keluarganya. Ia menumpahkan kesedihannya pada dirinya sendiri, bekerja keras
dengan mandiri. Ia juga ingin melanjutkan janji Abaknya untuk membelikan sepatu
hingga Ia membeli sepatu untuk dirinya sendiri.
Di punggung gunung yang lain, gunung Marapi, Asrul dan adiknya
Irsal harus membantu Umi untuk menghidupi diri mereka. Bapaknya menikah lagi
dan tinggal di rumah bersama istri keduanya. Sehingga Umi, Asrul, dan Irsal
pindah ke rumah peninggalan orang tua Umi dan berpisah dari Bapak. Meski Bapak
kadang memberi mereka uang, itu tetap tidak cukup.
Setiap kali Asrul diberi uang oleh Bapak, Asrul selalu mengintip
dompetnya yang terdapat kayu manis yang diselipkan Bapak di sana. Asrul tak
pernah memegang uang. Bila pun dia punya, akan dia berikan pada Umi. Asrul memiliki
keinginan membuatkan rumah untuk Umi suatu saat kelak.
Akhirnya Asrul dan Zenna bertemu. Mereka berdua bertemu dikampus. Mereka
berdua bertekad mengangkat derajat dirinya dan keluarganya ke kehidupan yang
lebih baik. Koran Harian Semangat juga merekatkan hubungan mereka.
Hingga mereka menikah dan memiliki rumah. Umi dan Umak mereka bawa tinggal
bersama.
Walaupun kehidupan mereka sudah lebih baik, kehidupan mereka tetap
saja dibayangi banyak masalah. “Kita pernah melewati yang lebih buruk dari ini,”
kata mereka saling menguatkan.
Kelebihan
Kelebihan Perasaan tokoh digambarkan dengan sangat baik sehingga dapat merasakan pengalaman mereka, simbol dompet dan sepatu memberikan kedalaman pada tema keluarga dan pengorbanan dan menjadikan pesan moral lebih jelas, karakter-karakter dalam novel terasa hidup dan dihubungkan dengan pengalaman sehari-hari, gaya penulisan yang sederhana dan mendalam membuat emosi para tokoh terasa nyata.
Kekurangan
Beberapa bagian cerita terasa mudah ditebak alurnya, sehingga kurang memberikan kejutan, ada beberapa karakter pembantu yang tidak mendapatkan pengembangan sehingga peran dalam ceritanya kurang, konflik internal dalam keluarga kadang terasa berulang sehingga mengurangi dinamika cerita.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, "Dompet Ayah Sepatu
Ibu" adalah novel yang menyentuh dan menggugah. Sebuah novel yang penuh
dengan pelajaran hidup, menggambarkan pengorbanan orang tua dan tekanan hidup
dalam konteks sosial ekonomi. Karya JS Khairen berhasil menyampaikan pesan
tentang pentingnya nilai-nilai keluarga, pengorbanan, dan cinta tanpa syarat.
Meskipun ada beberapa kekurangan, novel ini tetap layak dibaca bagi siapa pun
yang mencari kisah yang menginspirasi dan mendalam tentang kehidupan keluarga.
RESENTATOR : Vaddya Rizky Ramadhani
KELAS : 12 IPA 4

No comments:
Post a Comment