IDENTITAS BUKU
Judul buku :
Sebelas Patriot
Penulis
buku :
Andrea Hirata
Penerbit :PT
Bentang Pustaka
ISBN : 978-602-8811-52-1
Tahun
terbit :2011
Jumlah
halaman : 112 Halaman
SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU
Novel
ini menceritakan tentang kisah seorang anak kecil dari Belitong yang ingin
menjadi pemain sepak bola Indonesia, yaitu pemain bola PSSI.Anak kecil itu
adalah Ikal yang tak lain Andrea Hirata pengarang novel ini.Sebelum Ikal
mengetahui kisah ayahnya sebagai pemain sepak bola berbakat,Ikal menilai
ayahnya adalah seorang yang pendiam,tidak pernah menuntut apapun dari siapa
pun,merasa tidak perlu membuktikan apapun pada siapa pun,selain kasih sayang
kepada keluarganya.Hingga suatu ketika Ikal menemukan sebuah album foto yang
membuat dia penasaran,karena dalam foto itu terdapat soerang laki-laki sedang
memegang sesuatu yang seharusnya membuat dia senang.Namun dia tidak
tertawa,tidak pula tersenyum.Dan Ikal juga penasaran kenapa ibunya melarangnya
ketika melihat album foto tersebut. Sehingga Ikal menanyakan album foto itu
kepada pemburu tua seangkatan ayahnya.
Setelah
pemburu tua itu mengkisahkan album foto itu,rasa penasaran Ikal hilang sesudah
mengetahui bahwa foto tersebut adalah ayahnya yang pada saat itu adalah pemain
bola yang berbakat bersama dua saudaranya pada masa penjajahan Belanda.Namun
tim bola ayahnya harus berakhir setelah mengalahkan tim sepak bola dari
Belanda.Karena Van Holden utusan Ratu Belanda menganggap sepak bola sebagai
politik untuk mencapai tujuan mempekokoh kependudukan Belanda di
Indonesia.Sehingga ayahnya dibuang ke tangsi selama satu minggu oleh
Belanda,karena telah melanggar aturan Belanda sebelumnya bahwa tiga bersaudara
tidak boleh bermain sepak bola lagi.Setelah kembali dari tangsi tempurung kaki
kiri ayahnya hancur dan tidak dapat bermain bola lagi.Mendengar kisah yang
disampaikan pemburu tua itu tentang perjuangan ayahnya yang begitu
besar,timbullah rasa tekad Ikal untuk menjadi pemain bola Indonesia,yaitu
pemain bola PSSI.Langkah yang pertama Ikal lakukan adalah dengan mendaftarkan
dirinya menjadi pemain junior dikampungnya saat itu yang di bina oleh pelatih
Toharun.
Perjuangannya
untuk menjadi pemain Junior PSSI telah Ikal lakukan,namun Ikal gagal
meraihnya,sehingga dia memutuskan untuk gantung sepatu untuk sementara
waktu.Pada saat paling sulit-sulinya Ikal itu,ayahnya membangkitkan kembali
semangatnya dengan kata-kata yang sangat memotivasi "Prestasi tertinggi
seseorang,medali emasnya,adalahjiwanya".Dari kata-kata ayahnya
tersebut,membuat Ikal bangkit kembali dan menyadari bahwa dirinya tidak ada
kemungkinan untu menjadi pemain sepak bola PSSI.Walaupun Ikal gagal menjadi
pemain PSSI bukan berarti dia melupakan semua hal tentang sepak bola,namun Ikal
tetap cinta terhadap PSSI dengan menyatakan dirinya serta pendukung PSSI
sebagai Patriot PSSI.
Usai
Ikal lulus dari SMA,dia merantau ke Prancis untuk melanjutkan pendidikannya di
Universitas Sorbonne,Prancis.Menjelang musim panas,rencana Ikal dan Arai
sepupunya itu melakukan perjalanan ke Eropa dan Afrika kian mengebu.Musim panas
telah tiba,mereka berangkat menulusuri Eropa dan Afrika.Namun setelah satu
bulan berkelana,mereka harus berpisah arah sementara.Arai melanjutkan ke
Alhambra dan Ikal ke Madrid.Ikal malanjutkan perjalanannya ke Madrid karena
ingin membelikan kaos yang bertulisan dipunggungnya Luis Figo dari club Real
Madrid yang menjadi club sepak bola kesukaan ayahnya selain PSSI.Namun kondisi
keuangan Ikal saat itu menipis,akhirnya dia memutuskan berjalan kaki dari
terminal bus ditimur Madrid menuju ke stadion Santiago Bernebeu demi menghemat
uangnya.Sebelum sampai ke stadion,Ikal menjumpai sebuah toko resmi Real
Madrid.Disitulah Ikal bertemu dengan sosok Adriana,petugas kasir toko tersebut.
Lalu
Ikal ditunjukkan oleh Adriana kaos yang ingin dia belikan kepada ayahnya tadi
yang bertulisan dipunggungnya Luis Figo serta ada tanda tangan asli dari Luis
Figo.Namun uang yang dibawa Ikal ini tidak cukup untuk membeli Kaos
tersebut.Sehingga dia memutuskan untuk mencari uang tambah dengan bekerja
sebagai serabutan siang malam seperti yang biasa dilakukan oleh seorang
backpacker.Akhirnya Dari usaha yang dilakukan Ikal dengan bekerja serabutan
siang malam itu tidak sia-sia.dia bisa membelikan ayahnya kaos tersebut serta
bisa menyaksikan pertandingan Real Mandrid vs Valencia secara langsung dari
tribun stadion Santiago Barnebeu.
KELEBIHAN/KEUNGGULAN
BUKU
Novel
ini memiliki alur cerita yang hidup serta cerita yang menarik,sehingga kita
dapat merasakan cerita yang ada dalam novel ini.Novel Sebelas Patriot karya
Andrea Hirata ini juga sangat memotivasi bagi pembacanya agar selalu semangat
menjalani hidup dan berusaha sekeras mungkin untuk mencapai apa yang kita
cita-citakan.Lalu novel ini juga mengajarkan kita tentang perjuangan
membahagiakan orang tua.
KEKURANGAN/KELEMAHAN
BUKU
Novel
ini memiliki cerita yang menarik dan alur cerita yang hidup,namun ada sedikit
kekurangan,yaitu ada beberapa kesalahan pengetikan kata dalam novel ini.
KESIMPULAN
Dalam
novel ini menekankan pentingnya kerja keras, solidaritas, dan semangat juang
dalam menghadapi tantangan hidup. Melalui karakter-karakter yang kuat dan
cerita yang inspiratif, Andrea Hirata menunjukkan bahwa mimpi bisa diraih
dengan tekad dan usaha, meskipun dihadapkan pada berbagai rintangan.
Kesimpulannya, "Sebelas Patriot" adalah sebuah panggilan untuk tidak
menyerah dalam memperjuangkan cita-cita, serta kekuatan mereka di iringi dengan
kedipsilinan dan tidak mudah menyerah
RESENSATOR
Nama : M. Davin Arya Putra
Kelas :12 IPA 4

No comments:
Post a Comment