Friday, October 11, 2024

RESENSI "RUMAH UNTUK ALIE"

 

IDENTITAS BUKU

Judul buku                  : Rumah untuk Alie

Penulis buku               : Leen Liu

Penerbit                       : Kawah Media

ISBN                           : 978-623-09-7961-3

Tahun terbit                : 27 Februari 2024

Jumlah halaman          : 300 Halaman


SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Kisah seorang gadis bernama Alie Ishala Samantha, gadis berusia 16 tahun yang selalu mendapatkan penderitaan dari keluarga nya sendiri. Semula, dia hidup dalam keluarga yang penuh cinta, dan rumah yang selalu memeluknya. Namun, sejak dituduh menjadi penyebab meninggalnya Bunda Gianla lima tahun lalu, segalanya berubah dalam semalam.

Alie yang menyimpan semua kesedihannya sendiri berusaha untuk mendapatkan maaf dari ayah dan keempat kakaknya serta ingin menjelaskan bahwa tuduhan yang selama ini ia terima dari ayah dan keempat kakaknya tidak benar. Kegiatan melamun di pagi hari sudah biasa Alie lakukan. Alie berpikir apakah bisa waktu diputar kembali di mana ia dan keluarga besar nya sarapan pagi bersama dengan canda dan tawa. Rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung, justru menjadi tempat penyiksaan bagi fisik dan mentalnya.

Bab akhir berisi tentang penyesalan keempat kakaknya dan juga ayahnya atas perginya Alie dari rumah serta akan menceritakan bagaimana kehidupan Alie setelah pergi dari rumah dan berbagai harapan Alie untuk bisa menjalani hidup dengan bahagia. Kemanakah pergi nya Alie? Apakah dengan perginya Alie, ayah serta keempat kakaknya akan mencari Alie dan bagaimana kehidupan ayah dan keempat kakaknya setelah ditinggal Alie?

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Cerita dalam buku Rumah untuk Alie sangat mengharukan dan membuat siapa saja yang baca ikut merasakan apa yang dirasakan oleh Alie. Hal ini dapat menjadi poin kelebihan dari buku ini, terutama bagi pembaca yang menyukai genre fiksi melankolis dapat menjadi sumber pelepasan jika kecemasan itu terselesaikan dalam cerita, serta memiliki narasi yang bagus. Kelebihan dari keseluruhan buku Rumah untuk Alie ini yaitu memiliki sampul buku yang menarik dan membuat siapa saja tertarik untuk membacanya.

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Banyak kata-kata yang kurang dipahami dan kurang familiar contohnya seperti berserobok, kontroler, merisak, berkubang, dan glabela. Kata dalam penulisannya tidak baku serta alur yang terdapat dalam novel Rumah untuk Alie ini terasa sangat lambat yang membuat pembacanya kadang merasa bosan dan kurang terikat dengan pengembangan cerita.

KESIMPULAN

Dari novel Rumah Untuk Alie ini, pembaca bisa mendapatkan beberapa pembelajaran yaitu novel ini mengingatkan kita untuk tidak menyalahkan orang lain atas kejadian yang tidak bisa dikendalikan, terutama yang berkaitan dengan kematian. Cerita ini juga menekankan pentingnya untuk tidak menyimpan dendam, serta amarah yang berlebihan terutama kepada keluarga sendiri. Jangan biarkan hatimu berlarut-larut dalam kesedihan dan dendam, karna dendam hanya akan memperburuk keadaan dan menghilangkan kehangatan serta kasih sayang yang seharusnya ada dalam keluarga.

 

RESENSATOR        : ZULFA FADILA ISKANDAR

KELAS                      : XII IPA 4

No comments:

Post a Comment