IDENTITAS BUKU
Judul buku : Garuda di dadaku
Penulis buku : Salman Aristo
Penerbit : PT Mizan Pustaka
ISBN : 978-979-066-031-1
Tahun terbit : Juni 2009
Jumlah halaman : 156
SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU
Tokoh utama dalam film ini adalah
Bayu, seorang anak yang duduk di bangku sekolah dasar yang terus berusaha keras
menggapai mimpinya menjadi pemain sepak bola. Ia memiliki fisik yang kecil
tetapi mepunyai semangat juang yang tinggi walaupun ia tinggal di tengah
keluarga yang sederhana tanpa seorang ayah yang sudah meninggal. Dan dia
mempunyai mimpi menjadi seorang pemain sepak bola dan masuk ke Tim Nasional
Indonesia. Bayu mempunyai bakat bermain sepak bola dari ayahnya yang dulunya
juga adalah seorang pemain sepak bola. Tetapi sayang, cita-cita Bayu itu
ditentang oleh sang kakek yang lebih senang Bayu mengikuti berbagai macam
kursus demi masa depannya. Ternyata kakek mempunyai alasan yang kuat untuk
melarang Bayu bermain bola.
Ayah Bayu yang dulunya seorang
pemain bola mengalami cedera yang sangat berat dan akhirnya hanya menjadi
seorang supir taksi. Sampai akhirnya ia tidak bisa menjadi seorang pemain bola
yang hebat dan sukses. Kakek Bayu tidak mau nasib yang sama menimpa Bayu cucu
yang ia sayangi. Bayu yang benar-benar mencintai sepak bola tidak mau begitu
saja menuruti apa kata kakeknya. Apalagi ketika secara tiba-tiba ia mendapat
tawaran beasiswa di sebuah sekolah sepak bola terkenal di Jakarta yang dapat
membantunya masuk ke Tim Nasional Indonesia.
Kemudia Bayu dibantu oleh
temannya, Heri, harus menyembunyikan hal ini dari kakek Bayu dan berlatih
secara diam-diam. Heri adalah seorang anak orang kaya yang menggilai sepak bola
tetapi sayangnya ia tidak bisa bermain bola karena ia adalah penyandang cacat
dan harus duduk di kursi roda. Oleh sebab itu Heri sangat senang dan menjadikan
dirinya sebagai manajer Bayu yang memfasilitasi Bayu begitu rupa demi
mewujudkan cita-cita Bayu. Secara tidak sengaja mereka bertemu dan berteman
dengan Zahra, seorang anak perempuan penjaga kuburan yang ikut mendukung
cita-cita Bayu dengan mengijinkan Bayu berlatih di kuburan tempat ia tinggal.
Setelah dia menemukan tempat berlatih pun usaha untuk meraih cita-citanya tidak
berjalan dengan mulus.
KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU
Menurut saya Keunggulan novel ini
tidak hanya bagus tetapi juga mendidik karena penuh dengan motivasional,
persahabatan yang tulus , semangat untuk mencapai cita-cita , hubungan baik
yang di jalani antara anak dan orang tua , dan tentu saja film ini
membangkitkan semangat nasionalisme
KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU
Untuk kekurangan nya novel ini
peran kakek nya tidak jelas karena kakek yang sejak awal membenci sepak bola
dan selalu menghalangi cucunya agar tidak bermain bola diperlihatkan dengan
ekspresi yang sangat emosional , yang membuktikan bahwa ia seolah-olah bangga
dengan apa yang ia takutkan selama ini
KESIMPULAN
Novel Garuda Di Dadaku yang di
buat oleh Salman Aristo ini, saya dapat mengambil beberapa pelajaran hidup yang
penting, salah satunya tentang persahabatan yang kuat, yang rela berkorban demi
orang lain. Novel ini pun mengajarkan kita untuk tidak boleh pantang menyerah
bila menginginkan sesuatu, dan tidak ada yang tidak mungkin asalkan kita mau
dan berusaha. Sebagai contohnya adalah Bayu yang selalu mendapat hambatan dalam
meraih mimpinya, tapi dia tidak pernah gentar dan selalu berusaha untuk
menjadikan mimpinya menjadi kenyataan dan membuat orang yang dia sayangi bangga
terhadap dia.
RESENSATOR : Muhammad Ilham Ade
Bangkit Putra
KELAS : XII IPA 4

No comments:
Post a Comment