Tuesday, October 15, 2024

RESENSI " Garuda Di Dadaku"

IDENTITAS BUKU

Judul buku                          : Garuda di dadaku

Penulis buku                      : Salman Aristo

Penerbit                              : PT Mizan Pustaka

ISBN                                  : 978-979-066-031-1

Tahun terbit                        :  Juni 2009

Jumlah halaman                 : 156

SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Tokoh utama dalam film ini adalah Bayu, seorang anak yang duduk di bangku sekolah dasar yang terus berusaha keras menggapai mimpinya menjadi pemain sepak bola. Ia memiliki fisik yang kecil tetapi mepunyai semangat juang yang tinggi walaupun ia tinggal di tengah keluarga yang sederhana tanpa seorang ayah yang sudah meninggal. Dan dia mempunyai mimpi menjadi seorang pemain sepak bola dan masuk ke Tim Nasional Indonesia. Bayu mempunyai bakat bermain sepak bola dari ayahnya yang dulunya juga adalah seorang pemain sepak bola. Tetapi sayang, cita-cita Bayu itu ditentang oleh sang kakek yang lebih senang Bayu mengikuti berbagai macam kursus demi masa depannya. Ternyata kakek mempunyai alasan yang kuat untuk melarang Bayu bermain bola.

Ayah Bayu yang dulunya seorang pemain bola mengalami cedera yang sangat berat dan akhirnya hanya menjadi seorang supir taksi. Sampai akhirnya ia tidak bisa menjadi seorang pemain bola yang hebat dan sukses. Kakek Bayu tidak mau nasib yang sama menimpa Bayu cucu yang ia sayangi. Bayu yang benar-benar mencintai sepak bola tidak mau begitu saja menuruti apa kata kakeknya. Apalagi ketika secara tiba-tiba ia mendapat tawaran beasiswa di sebuah sekolah sepak bola terkenal di Jakarta yang dapat membantunya masuk ke Tim Nasional Indonesia.

Kemudia Bayu dibantu oleh temannya, Heri, harus menyembunyikan hal ini dari kakek Bayu dan berlatih secara diam-diam. Heri adalah seorang anak orang kaya yang menggilai sepak bola tetapi sayangnya ia tidak bisa bermain bola karena ia adalah penyandang cacat dan harus duduk di kursi roda. Oleh sebab itu Heri sangat senang dan menjadikan dirinya sebagai manajer Bayu yang memfasilitasi Bayu begitu rupa demi mewujudkan cita-cita Bayu. Secara tidak sengaja mereka bertemu dan berteman dengan Zahra, seorang anak perempuan penjaga kuburan yang ikut mendukung cita-cita Bayu dengan mengijinkan Bayu berlatih di kuburan tempat ia tinggal. Setelah dia menemukan tempat berlatih pun usaha untuk meraih cita-citanya tidak berjalan dengan mulus.

KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Menurut saya Keunggulan novel ini tidak hanya bagus tetapi juga mendidik karena penuh dengan motivasional, persahabatan yang tulus , semangat untuk mencapai cita-cita , hubungan baik yang di jalani antara anak dan orang tua , dan tentu saja film ini membangkitkan semangat nasionalisme

KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Untuk kekurangan nya novel ini peran kakek nya tidak jelas karena kakek yang sejak awal membenci sepak bola dan selalu menghalangi cucunya agar tidak bermain bola diperlihatkan dengan ekspresi yang sangat emosional , yang membuktikan bahwa ia seolah-olah bangga dengan apa yang ia takutkan selama ini 

KESIMPULAN

Novel Garuda Di Dadaku yang di buat oleh Salman Aristo ini, saya dapat mengambil beberapa pelajaran hidup yang penting, salah satunya tentang persahabatan yang kuat, yang rela berkorban demi orang lain. Novel ini pun mengajarkan kita untuk tidak boleh pantang menyerah bila menginginkan sesuatu, dan tidak ada yang tidak mungkin asalkan kita mau dan berusaha. Sebagai contohnya adalah Bayu yang selalu mendapat hambatan dalam meraih mimpinya, tapi dia tidak pernah gentar dan selalu berusaha untuk menjadikan mimpinya menjadi kenyataan dan membuat orang yang dia sayangi bangga terhadap dia.

 

RESENSATOR : Muhammad Ilham Ade Bangkit Putra

KELAS              : XII IPA 4

No comments:

Post a Comment